Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Peringatan Hari Lingkungan Hidup

loketnegara.com –
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia selalu di adakan setiap tahun pada tanggal 5 juni, Adapun acara ini di peringati adalah untuk meningkatkan kesadaran dunia terhadap kebutuhan dalam mengambil tindakan pada lingkungan yang baik dalam mengantisipasi perlindungan alam dan bumi

Perayaan Lingkungan Hidup Sedunia adalah instrumen penting yang digunakan untuk (PBB) dimana acara dibuat untuk meningkatkan kesadaran tentang lingkungan serta mendorong perhatian dan tindakan politik di tingkat dunia. Hari perayaan ini dituai sebagai kesempatan kepada kita semua masyarakat untuk menjadi bagian aksi global dalam menyuarakan proteksi terhadap dunia beserta isinya, pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan perdulinya kita manusia terhadap lingkungan. Lingkungan adalah tempat yang paling vital untuk manusia memang harus mendapat perhatian lebih dibanding aspek lainnya. Hal itu dikarenakan lingkungan memiliki dampak yang besar terhadap keberlangsungan hidup manusia. Lingkungan yang bersih & indah sudah pasti akan memberi dampak yang positif untuk kita semua mahluk hidup, sementara lingkungan yang kotor & tidak sehat sangat berdampak untuk kelangsungan hidup mahluk hidup . Maka dari situlah wajar jika ada begitu banyak gerakan yang memang mendorong perbaikan terhadap pengendalian lingkungan. Contohnya dengan mengurangi penggunaan plastik dan melaksanakan gerakan menanam pohon untuk kelangsungan hidup kita di bumi.

Salah satu bukti perhatian terhadap lingkungan yang dilaksanakan pada setiap tahun di seluruh dunia pada tanggal 5 Juni dan dikenal sebagai Hari Lingkungan Hidup. Seperti hari besar pada umumnya ada yang memiliki sejarah panjang hingga pada akhirnya diperingati secara rutin setiap tahunnya, hari lingkungan juga seperti itu. sebelum resmi dirayakan setiap tanggal 5 Juni, perayaan ini memang memiliki sejarah yang sangat panjang.
Adapun ceritanya yaitu seperti berikut.
Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Sesuai dengan namanya, Hari Lingkungan Hidup yang dirayakan secara global berkaitan dengan keadaan lingkungan sekitar. Artinya awal mula lahirnya hari besar dunia ini tentu juga dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan pada saat itu. Adapun diadakan-nya perayaan ini dilaksanakan pertama kali pada tanggal 5 Juni 1974. Cari tahu juga mengenai sejarah pemilu di dunia dan sejarah pemilu pertama.
Kondisi lingkungan pada masa di saat itu sangatlah memprihatinkan dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Tidak lagi berpusat pada daerah yang memiliki masalah lingkungan, melainkan hampir diseluruh dunia merasakannya.
Termasuk salah satu masalah lingkungan yang merebak kala itu adalah wabah penyakit Minamata yang menyerang negara Jepang. Minamata sendiri merupakan sindrom yang merusak fungsi saraf.
Selain itu di sejumlah wilayah Eropa terjadi kabut asap yang berdampak buruk terhadap kesehatan. Asap tersebut diperkirakan merupakan dampak yang ditimbulkan pembakaran hutan di berbagai wilayah untuk pembangunan pada kisaran tahun 1960. Meski dampaknya tidak serta merta, akibat yang ditimbulkan benar-benar mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat di dunia.
Konferensi yang di laksanakan diStockholm
Pada tahun 1972, Persatuan Bangsa-Bangsa (Sejarah Berdirinya PBB) melaksanakan konferensi terkait lingkungan hidup yang pertama kali. Konferensi tersebut dilaksanakan di Stockholm, Swedia, pada tanggal 5-16 Juni tahun 1972. Adapun negara yang mengusulkan untuk pertama diadakannya Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah Jepang yang mengalami wabah Minamata dan negara Senegal.
Akhirnya setelah melakukan pembicaraan panjang, konferensi PBB tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan terkait kondisi lingkungan. Menurut Emil Salim, Menteri Penertiban Aparatur Negara, pemimpin delegasi Indonesia serta para anggotanya konferensi tersebut menghasilkan kesepakatan sebagai berikut yang dilansir dari laman nasional.kompas.com.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia

1.Deklarasi Stockholm, yang mengandung berbagai aspek..0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0 harus digunakan dalam mengelola lingkungan hidup di masa yang akan datang melalui penerapan lingkungan go green internasional.
2.Rencana Aksi ini, mencakup perencanaan alam yang berkaitan dengan pemukiman warga, pengelolaan sumber daya alam, mengantisipasi pencemaran lingkungan, pendidikan formal serta informasi mengenai lingkungan hidup.
3.Untuk segi Kelembagaan, pembentukan United Nations Environment Program (UNEP) sebagai badan PBB yang menangani program lingkungan yang memiliki pusat di Nairobi, Kenya, Afrika. Badan ini berfungsi mengkordinisi kebijakan terhadap alam dan serta merta menggalakkan suistanable untuk dunia.

Adapun prinsip-prinsip yang terkandung dalam Deklarasi Stockholm berisi 26 poin dengan rincian sebagai berikut.

1.Sejarah HAM di Dunia harus ditegaskan, segala bentuk apharteid dan penjajahan dihapuskan.
2.Sumber daya alam harus dijaga
3.Kapasitas bumi untuk menghasilkan sumber daya harus dipertahankan.
4.Satwa liar harus dilindungi
5.Sumber yang tidak bisa diperbaharui harus dibagikan dan tidak dihabiskan
6.Polusi tidak boleh melebihi kapasitas lingkungan dalam membersihkan dirinya sendiri
7.Pencemaran lautan yang merusak harus dicegah
8.Dibutuhkan pengembangan untuk memperbaiki lingkungan
9.Negara-negara berkembang membutuhkan bantuan
10.Negara-negara berkembang membutuhkan harga wajar untuk mengekspor demi melaksanakan manajamen lingkungan
11.Kebijakan lingkungan tidak boleh menghambat pembangunan
12.Negara-negara berkembang membutuhkan dana untuk mengembangkan perlindungan terhadap lingkungan
13.Diperlukan perencanaan pembangunan secara terpadu
14.Perencanaan yang rasional harus bisa menyelesaikan konflik antara lingkungan dan pembangunan
15.Pemukiman manusia harus direncanakan untuk menghilangkan masalah lingkungan
16.Pemerintah harus merencanakan kebijakan kependudukan sendiri yang sesuai
17.Lembaga nasional harus merencanakan pengembangan sumber daya alam negara
18.Sains dan teknologi harus digunakan untuk memperbaiki lingkungan
19.Pendidikan lingkungan sangat penting
20.Penelitian lingkungan harus dipromosikan, khususnya di negara-negara berkembang
21.Negara dapat mengekploitasi sumber daya mereka sesuai yang mereka inginkan, tetapi tidak membahayakan orang lain
22.Kompensasi ada karena keadaan yang terancam punah
23.Setiap negara harus menetapkan standarnya sendiri
24.Harus ada kerjasama dalam masalah internasional
25.Organisasi internasional harus membantu untuk memperbaiki lingkungan
26.Senjata pemusnah massal harus dihilangkan
Ditetapkannya tanggal 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global mengenai kondisi lingkungan. Dengan begini masyarakat diharapkan bisa mengambil atau melakukan tindakan positif demi melindungi lingkungan, alam sekitar, dan bumi sebagai planet yang dihuni berbagai mahluk hidup.
Hal ini diterapkan sesuai karena adanya simbiosis yang saling berkaitan antara mahluk hidup dan lingkungan. Dimana kondisi lingkungan ini bergantung terhadap cara kita mengelolanya dan kehidupan manusia juga tergantung pada kondisi lingkungan. Sehingga wajar jika manusia memiliki tugas yang besar untuk menjaga alam sekitar.
Bentuk Perayaan Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga memiliki makna yang dalam mengenai kesadaran diri sendiri untuk mengambil tindakan demi keberlangsungan bumi. Adapun cara yang dilakukan setiap negara dalam memperingati hari ini berbeda-beda, tergantung kondisi lingkungan masing-masing.

Berikut adalah bentuk perayaan beberapa negara setiap tahunnya.

1.Indonesia, tepatnya pada pulau bagian timur Provinsi Papua, masyarakat melakukan aksi melakukan gaya hidup yang ramah lingkungan, pengenalan berbagai isu konversi, penanaman pohon, serta aksi sungai bersih dan indah.
2.Singapura, masyarakat menerapkan prinsip untuk mengurangi daya energi yang digunakan terutama di tempat keraja. Singapura menamai hari ini sebagai Eco Action Day.
3.Spanyol, masyarakat melakukan aksi pembersihan di area pantai. Sehingga aksi tersebut tidak hanya melibatkan Warga Negara Spanyol saja, melainkan para wisatawan yang mengunjungi pantai. Hal ini juga dimaksudkan agar anak-anak memiliki kesadaran terhadap lingkungan sejak ini. Contoh sederhananya adalah membuang sampah pada tempatnya
4.Nepal, bersama dengan SOS Children menggelar perlombaan kepada anak-anak mengenai lingkungan. Bahkan ada juga terdapat pemberian beasiswa kepada 15 siswa yang mampu memberikan aksi paling besar terhadap kondisi lingkungan. Biasanya yang hanya terpilih berasal dari wilayah terbelakang di Nepal, seperti Madhesi.
Itulah Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dirayakan setiap tanggal 5 Juni. Meskipun memiliki perayaan resmi, tetapi keberlangsungan lingkungan harus dilakukan